Home




             Kota Denpasar sebagai Ibukota Propinsi Bali sekaligus sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, perekonomian. Letak yang sangat startegis ini sangatlah menguntungkan baik dari segi ekonomis maupun dari Kepariwisataan, Perdagangan dan Perindustrian karena merupakan titik central berbagai kegiatan sekaligus sebagai penghubung yaitu : di sebelah Barat dan Utara Kabupaten Badung, disebelah Timur Kabupaten Gianyar, di sebelah Selatan Selat Badung.

               Kota Denpasar dilintasi jaringan jalan utama (jalan Negara) yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Lombok (NTB) dan ditunjang dengan Keberadaan Terminal Penumpang Regional dan Terminal Bongkar Muat Barang (Cargo) mempunyai peranan dalam memperlancar kegiatan perekonomian di Kota Denpasar.

               Kondisi ini menyebabkan distribusi barang dan jasa yang keluar masuk maupun yang melalui Kota Denpasar lewat jalur darat tidak menemui hambatan. Aksesibilitas wilayah di Kota Denpasar sangat baik mengingat jaringan jalan yang ada mampu mengcover seluruh wilayah kota sehingga akan sangat mudah untuk menjangkau setiap jengkal wilayah di Kota Denpasar.

                Pasar Desa adalah pasar yang berada di wilayah desa, bersifat historis dan tradisional serta yang ditumbuh kembangkan oleh Pemerintah Desa. Pasar Desa merupakan salah satu sumber pendapatan desa yang mendorong pengembangan perekonomian masyarakat desa yang bersangkutan, perlu pengelolaan yang intensif, guna mendorong masyarakat agar mampu memproduksi dan mengolah hasil produksi serta memasarkannya. Pasar Desa merupakan wahana penciptaan lapangan kerja di pedesaan. Mendorong kehidupan LPD dan Koperasi Unit Desa, nantinya diharapkan akan mampu memberikan kontribusi yang cukup terhadap pendapatan hasil desa dalam mendukung serta memelihara hasil-hasil pembangunan di pedesaan.